ePsikologi | Media Belajar Ilmu Psikologi

Kenali 6 Perbedaan Anak Cerdas dan Nakal Ini Sedini Mungkin

perbedaan anak cerdas dan nakal
contoh-contoh perbedaan anak cerdas dan anak nakal

Seringkali orang tua bingung akan perbedaan anak cerdas dan nakal, karena memang sulit diamati dan bedanya sangatlah tipis.

Anak-anak yang nakal biasanya juga memiliki kecerdasan yang lebih unggul di antara teman-teman sebayanya atau pun sebaliknya.

Biasanya, orang tua akan murka terhadap anak yang nakal.

Tetapi terkadang tidak disadari bahwa mereka juga memiliki sisi positif yakni kecerdasannya yang tersembunyi.

Maka dari itu, mengetahui perbedaan antara anak yang cerdas dan anak yang nakal sangatlah penting dilakukan.

Menarik dibaca: Teori Psikologi Anak

Contoh-contoh Perbedaan Anak Cerdas dan Nakal di Rumah dan Lingkungan Sekitar

Semua orang tua wajib mengenali perbedaan anak cerdas dan nakal pada artikel ini secepat mungkin, agar tidak salah persepsi kepada anak.

Sebab, jika keduanya tidak dikenali dengan baik, dikhawatirkan bahwa pola asuh yang diterapkan pada anak kurang tepat.

Sehingga, pada umumnya jika anak itu nakal mereka akan semakin nakal.

Jika mereka cerdas, kecerdasan itu tidak bisa dideteksi dan dikembangkan sejak dini dengan dukungan orang tua.

1. Karakter Anak Dalam Kehidupan Sehari-hari

perbedaan anak cerdas dan nakal
perbedaan anak cerdas dan anak nakal

Perbedaan anak cerdas dan nakal paling mudah adalah jika dilihat dari karakter mereka dalam kehidupan sehari-hari di rumah, lingkungan sekitar ataupun sekolah.

Karakter mereka benar benar mencerminkan psikologi kepribadian anak yang dimilikinya lengkap beserta tumbuh kembang otaknya.

Penting dibaca: Cara Meningkatkan Perkembangan Motorik Anak Usia Dini

Akan tetapi, karakter tersebut masih bisa terus dibina supaya anak-anak tumbuh menjadi orang-orang yang luar biasa.

Dalam hal ini, orang tua harus peka dan tanggap terhadap karakter anak mereka masing-masing.

Anak yang nakal cenderung mempunyai karakter yang sulit diatur, tidak bisa hidup di bawah tekanan orang lain, dan acuh tak acuh terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

Sebaliknya, karakter anak-anak yang cerdas dan baik antara lain:

  • Anak yang cerdas mengedepankan kedisiplinan
  • Mempunyai karakter yang tenang
  • Tidak mengambil keputusan dengan terburu-buru
  • Menyukai tantangan-tantangan baru yang sifatnya positif.

Menarik dibaca: Tipe Karakter Manusia Menurut Psikologi

2. Tutur Kata dan Cara Berkomunikasi

Jika ingin mengetahui apa saja perbedaan anak cerdas dan nakal di rumah, silakan ajak mereka berkomunikasi dan berdialog dalam beberapa waktu.

Dari cara berkomunikasinya, gaya bahasanya, dan tutur katanya yang sopan atau tidak, maka sesorang dapat mengetahui bahwa anak tersebut seseorang yang cenderung tumbuh nakal atau cerdas.

Anak-anak yang cerdas memiliki ketenangan saat berkomunikasi dengan orang lain. Gaya bahasanya lembut dan tutur katanya sopan.

Nah, jika anak tersebut nakal, cara berkomunikasinya yakni cenderung kaku, tidak mempunyai etika atau kesopanan sehingga membuat orang lain merasa jengkel jika lama-lama berbicara dengan mereka.

Bahkan, anak yang nakal juga akan sedikit dalam memberikan respon terhadap suatu pertanyaan dibandingkan anak yang cerdas.

Penting dibaca:

3. Kepedulian Anak Terhadap Kondisi Sekitar

perbedaan anak cerdas dan nakal
perbedaan anak nakal dan cerdas

Tahukah orang tua bahwa anak yang cerdas cenderung peduli dengan lingkungan sekitarnya walaupun mereka sangat aktif berkegiatan di luar rumah?

Anak tersebut masih memiliki rasa peduli dan juga empati terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi.

Sesekali, mereka akan menanyakan tentang kondisi sosial di sekitarnya dan juga mencoba berbaur dengan para tetangga.

Lain lagi dengan anak yang nakal. Walaupun mereka juga sangat aktif, namun perasaan dan empati anak yang nakal cenderung kaku.

Mereka tidak mempunyai rasa kasihan jika terjadi permasalahan yang melibatkan para tetangga atau bahkan keluarganya sendiri.

Dalam hal ini, anak nakal berusaha tidak mau tahu terhadap segala hal yang sedang terjadi.

Penting dibaca: Ciri-ciri Agresivitas Anak Usia Dini

4. Tingkat Keegoisan Anak

Indikator berikutnya dalam menentukan perbedaan anak cerdas dan nakal yakni terkait dengan ego mereka.

Anak yang cerdas cenderung memiliki hal menarik seperti di bawah ini:

  • Ego yang stabil
  • Mudah menuruti perintah orang tua
  • Tidak mudah marah jika ada kata-kata yang menyinggung perasaan
  • Terbiasa untuk menimbang-nimbang terlebih dahulu sebelum melakukan sesuatu.

Adapun jika anak itu nakal, hal yang paling terlihat, antara lain:

  • Ego mereka akan tidak stabil
  • Mudah marah
  • Mudah iri dengan pencapaian orang lain
  • Sulit untuk menaati peraturan yang berlaku dan
  • Masih banyak sifat-sifat negatif yang lainnya.

Hal ini sebaiknya harus bisa diminimalisir oleh orang tua dengan cara menerapkan pola asuh yang tepat sesuai dengan sifat tersebut.

Penting dibaca: Dampak Pola Asuh Tidak Baik Terhadap Anak

5. Rasa Ingin Tahu Anak

perbedaan anak cerdas dan nakal
perbedaan anak nakal dan anak cerdas

Perbedaan anak cerdas dan nakal yang sering terlihat adalah rasa ingin tahu yang harus dipahami oleh orang tua.

Semua anak tentu saja memiliki rasa keingintahuannya masing-masing karena jiwa mereka memang sedang aktif dan selalu penasaran terhadap suatu hal yang ada di dekatnya.

Namun, rasa keingintahuan antara anak nakal dan anak yang cerdas tersebut lumayan berbeda.

Anak cerdas akan penasaran terhadap hal-hal yang positif dan kebanyakan anak nakal akan penasaran dengan hal-hal yang sifatnya negatif.

Anak cerdas akan mudah penasaran dengan mata pelajaran yang dipelajarinya, mainan-mainan canggih, dan sesuatu yang menyenangkan bagi diri mereka.

Menarik dibaca:

Hal ini berbeda dengan anak nakal karena rasa keingintahuannya biasanya terletak pada hal-hal yang negatif seperti halnya mencoba untuk merokok, minum minuman keras, dan lain-lain sebagainya.

6. Rasa Manja Anak Terhadap Orang Tua

Jangan menganggap anak yang manja merupakan anak yang nakal karena mereka sulit terlepas dari bayang-bayang kedua orang tuanya.

Namun, anak seperti ini cenderung tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dengan tetap memberikan kasih sayang pada kedua orang tua yang telah membesarkan mereka.

Nah, untuk anak nakal, biasanya mereka sudah tidak mau mengungkapkan rasa manja atau kasih sayangnya pada orang tua.

Mereka cenderung asyik dengan dunianya sendiri dan tidak peduli lagi terhadap nasehat dari orang tua.

Penting dibaca: Ciri-ciri Pola Asuh Permisif yang Dapat Merugikan Anak

Demikianlah pembahasan yang dapat disampaikan mengenai perbedaan anak cerdas dan nakal yang harus diketahui oleh para orang tua.

Semoga informasi tersebut memberikan manfaat bagi para orang tua di manapun berada sehingga mereka bisa menerapkan didikan yang tepat dan terbaik bagi buah hatinya.

Selalu berusahalah menjadi orang tua yang baik bagi anak sehingga mereka dapat tumbuh menjadi sosok yang baik dan menghargai kedua orang tuanya.

ePsikologi Digital Education

ePsikologi.com adalah situs belajar psikologi terpercaya dan media edukasi belajar ilmu psikologi, konsultasi psikologi, pendidikan psikologi, materi kuliah psikologi, dan informasi pendidikan umum secara online.